Valentino Rossi "Serang" Tim Teknisi Yamaha, Ada Apa?

Valentino Rossi saat berlaga di MotoGP Eropa. (Photo by JOSE JORDAN / AFP)

KOMPAS.com - Pebalap asal Italia Valentino Rossi menyindir tim teknisi Yamaha yang menurutnya "keras kepala".


Sindiran itu The Doctor lontarkan menyusul hasil kurang memuaskan yang diterima Yamaha pada MotoGP 2020.


Yamaha, pada musim lalu memang menjadi tim dengan kemenangan terbanyak.


Tim berlogo garpu tala itu membukukan tujuh kemenangan lewat Fabio Quartararo, Franco Morbidelli, dan Maverick Vinales.


Namun, titel juara dunia bukan menjadi milik pebalap Yamaha. Hanya Morbidelli yang mendekati dengan status runner-up yang disandangnya.


Sementara itu, para wakil Yamaha lainnya tercecer di klasemen pebalap, termasuk Rossi yang mengakhiri musim di peringkat ke-15.


Menurut Rossi, salah satu problem yang menyebabkan Yamaha sulit bersaing pada MotoGP 2020 adalah faktor teknis. 


Pebalap 41 tahun itu menilai, tim teknisi Yamaha memang mendengarkan keluhan dari para penunggang YZR-M1.


Namun, mereka (para teknisi) tidak merealisasikan apa yang diinginkan para pebalap.


Para teknisi, menurut Rossi, seperti sudah memiliki keputusannya sendiri yang tidak dikomunikasikan ke pebalap.


“Saya rasa teknisi Jepang mendengar apa yang dikomentari para pengendara," ucap Rossi, seperti dikutip dari Motorsport, Kamis (17/12/2020).


Namun, pada akhirnya mereka melakukan apa yang mereka inginkan. Mereka sudah memikirkan apa yang ingin mereka lakukan," imbuhnya.


Valentino Rossi resmi berpisah dengan pabrikan Yamaha setelah 15 tahun kerja sama dalam dua periode.


Pada MotoGP 2021, ia masih berada di Yamaha, tetapi membela tim satelit Petronas Yamaha SRT.


Pemilik tujuh gelar juara dunia kelas utama MotoGP itu berduet dengan Morbidelli, yang merupakan muridnya di akademi balap VR46.


[Source: Kompas]

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama