Sriwijaya Terbangkan Keluarga Korban Dari Pontianak Besok

Para keluarga korban itu hendak melihat langsung proses evakuasi di Posko JICT 2, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Manajemen Sriwijaya Air bakal menerbangkan keluarga korban kecelakaan pesawat bernomor SJ 182 dari Pontianak, Kalimantan Barat ke Jakarta besok, Senin (11/1).

Petugas Posko Crisis Center Sriwijaya di Bandara Supadio, Pontianak, Fuadi menyebut terdapat tiga anggota keluarga yang siap diterbangkan ke Jakarta.

"Kalau misalkan untuk, besok tiga. Tapi enggak tahu untuk pastinya, mereka akan koordinasi lagi," kata Fuadi saat dihubungi CNNIndonesia.com, Minggu (10/1).

Fuadi mengatakan pihak keluarga korban ingin melihat langsung ke Posko SAR di JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

"Mereka langsung nengok ke lokasi, informasinya, ke TKP. Pelabuhan sana. Rencana mau nunggu di sana. Tapi kan ada juga yang mau pulang karena rumahnya di Jakarta," ujarnya.

Terpisah, Direktur Operasional Jasa Raharja Amos Sampetoding mengatakan pihaknya terus mendata anggota keluarga korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air jenis Boeing 737-500.

Amos mengaku pihaknya telah menghubungi pihak keluarga penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu kemarin, Sabtu (9/1). Dari jumlah tersebut, beberapa di antaranya bahkan telah dikunjungi oleh petugas.

"Jasa Raharja telah berhasil mengumpulkan data dan menghubungi sejumlah 50 keluarga penumpang, serta beberapa diantaranya telah dikunjungi oleh petugas," ujarnya.

Pihak Sriwijaya akan memberikan fasilitas berupa hotel atau penginapan kepada keluarga penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang datang ke Jakarta dari luar daerah, termasuk dari Pontianak.

Tim SAR gabungan, dari TNI, Polri, Basarnas, dan KNKT terus melakukan evakuasi korban dan puing-puing pesawat yang jatuh di Kepulauan Seribu, Jakarta.
Teranyar, Tim penyelam dari Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL telah menemukan puing-puing diduga bagian dari pesawat.

Selain puing-puing, tim penyelam juga menemukan pakaian, mukena, kabel, hingga aviator breath oxygen. Barang temuan itu kemudian dikumpulkan di Posko SAR, Pelabuhan JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

RS Polri Kramat Jati pun telah menerima satu kantong jenazah berisi potongan tubuh diduga korban kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182. Tim DVI hingga kini belum bisa mengidentifikasi potongan tubuh tersebut.

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama